Suarasitaronews.com-KIEV - Setelah serangkaian kerusuhan yang terjadi di Ukraina, dan puncaknya membawa korban tewas sebanyak 26 jiwa akhirnya Presiden Ukraina Viktor Yanukovych setuju untuk berdamai dengan oposisi. Negosiasi untuk meredam kerusuhan ini sudah dimulai.
Yanukovych melihat kondisi Ukraina sekarang ini sudah tidak terkendali dengan adanya pertumpahan darah di Ibu Kota, Kiev. Pemimpin Oposisi Arseniy Yatsenyk juga telah mengonfirmasi pernyataan Yanukovych.
Dengan demikian, polisi Ukraina tidak akan menyerang para demonstran lagi. Demikian dilansir dari BBC, Kamis (20/2).
Sampai saat ini, kondisi di Maidan, tempat dimana pusat demo berlangsung, masih terlihat api yang berkobar. Meski demikian, bentrokan sudah tidak ada terjadi.
Kericuhan yang terjadi di Negara Eropa Timur tersebut, terjadi sejak akhir November. Kerusuhan antara polisi dan demonstran yang terjadi kali ini merupakan terbesar yang pernah terjadi Ukraina.
(tempo.co/rags)

0 komentar:
Post a Comment