![]() |
| Antrian BBM (foto SSN) |
Suarasitaronews.com-Ulu Siau : Turunya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan
solar yang telah diterapkan sejak Kamis (01/1), ternyata belum diikuti
dengan penurunan berbagai komoditas seperti beras, telur, sayuran,
daging dan penyesuaian tarif angkutan . Harga komoditas tersebut masih
menerapkan sebelum harga BBM diturunkan.
Beberapa pedagang di pasar Ampera Ulu Siau dan Pasar Ondong
menyatakan, kebanyakan para pedagang belum mengetahui adanya penurunan
harga BBM tersebut.
"Tetapi kalau pun penurunan harga BBM diberlakukan
hari ini, maka harga barang tak bisa langsung diturunkan karena kulakan
barang masih harga lama," jelas Manurung. (45), seorang pedagang Sembako
di pasar Ondong Siau, jumat (02/01).
Ia menyebutkan, penyesuaian harga akan dilakukan saat
kulakan yang baru karena sudah ada penurunan. Namun tambahnya, jika
kulakan baru masih tinggi atau belum turun, pihaknya juga akan menjual
dengan harga lama.
"Kita rugi jika menurunkan harga, sementara kulakannya
lebih mahal," paparnya.
Sementara, Menurut pedagang beras di pasar Ampera Ulu Siau,
Erick (35), penurunan harga baru BBM tak otomatis dapat menurunkan
harga beras yang dijualnya, karena persediaan beras hari ini merupakan
hasil kulakan (pembelian) harga kemarin.
"Untuk menyesuaikan harga saat
ini masih menunggu kulakan (pasokan) baru. Kalau pembelian turun,
otomatis harga eceran juga turun," katanya.
Seperti diketahui harga BBM jenis premium dan solar
diturunkan oleh pemerintah. Jenis premium yang semula Rp 8.500/liter
turun menjadi Rp 7.600/liter, sedangkan solar yang tadinya Rp
7.500/liter turun menjadi Rp 7.250/liter.(rags)

0 komentar:
Post a Comment