![]() |
| Sabung ayam di Kola-kola Bebali (foto SSN) |
Suarasitaronews.com-Bebali Siau : Meski Kepolisian Republik Indonesia sudah menabuh perang
terhadap segala bentuk perjudian, dimana praktik haram itu dinilai
sebagai biang kesengsaraan rakyat dan pemicu meningkatnya tindak
kriminal, namum hal itu nampaknya tetap saja berlangsung dengan mulus di
bumi karangetang. Ironisnya, perjudian terselubung itu malah berjalan
mulus karena adanya dukungan dari sejumlah oknum aparat berseragam.
Hal itu, kini masih meresahkan masyarakat yang bermukim di
Desa Kora-Kora Bebali Kecamatan Siau Timur. Dimana masyarakat semakin
resah akibat maraknya lokasi perjudian di pemukiman mereka." hari ini
ada lagi yang main judi sabung ayam, mohon pihak kodim bisa menangani
hal itu," ucap warga yang minta namanya disimpan.
Menanggapi laporan dari masyarakat. Petugas berpakaian
loreng tersebut langsung masuk ke lokasi dan menyita ayam sabung, Rabu
(31/12) siang tadi. “Kami dapat laporan dari warga setempat yang resah.
Karena merasa terganggu. Apalagi sudah sering digelar judi sabung ayam
tersebut di lokasi ini”,terang Kapten. Ason Pangku Kodim 1301 Satal
kepada Suarasitaronews.com saat ditemui di lokasi.
Selain menyita ayam sabung, petugas juga mengamankan warga
berinisial ‘RT’, pemilik rumah yang pekarangannya dipakai sebagai arena
judi tersebut. “Semua barang bukti dan warga yang kami amankan, langsung
kami serahkan ke pihak kepolisian. Mereka nanti yang akan memproses
selanjutnya”,pungkasnya.
Pangku juga menjelaskan, penggerebekan ini dilakukan tanpa
adanya koordinasi dengan pihak kepolisian, mengingat banyaknya informasi
bahwa permainan judi ini diduga telah dibekengi oleh pihak kepolisian.
Sementara, Kapolsek Rural Siau Timur Olly Sampouw ketika
menerima barang bukti yang diserahkan oleh pihak kodim, mengatakan,
barang bukti berupa ayam sabung dan foto itu masih kurang cukup bukti,
karena pihaknya belum bisa menetapkan bahwa dilokasi tersebut ada aksi
perjudian, " bukti uang tidak ada, dan itu masih belum kuat, namun semua
barang bukti tersebut masih kami dalami" ujar sampouw.
Sampouw juga menuturkan, sebenarnya kodim harus koordinasi
dulu dengan kepolisian sehingga aksi penggerebekan ini bisa membuahkan
bukti kuat untuk dilakukan penindakan." Ya makannya. Kodim juga harus
saling percaya, kalau memang ada oknum kami didalamnya, tentu akan kami
tindak,"lugasnya.
Menanggapi hal itu, petugas yang sebelumnya diutus oleh
pihak kodim 1301 saat mengintai berjalannya perjudian dilokasi kora-kora
mengungkapkan, sejumlah warga yang melakukan permainan sabung ayam
sudah menggunakan uang . Namun uang tersebut langsung dimasukan ke saku
mereka masing-masing, "perjudian itu sudah jelas mas. Mereka semua
menggunakan uang, namun kenapa pihak kepolisian tidak mengakui hal itu,
padahal saya sudah foto satu persatu saat para pemain mengambil
uang."ujar pria yang melakukan penyamaran ini kepada awak media. (rags)


0 komentar:
Post a Comment