Suarasitaronews.com-Ondong Siau : Sejumlah warga kembali mengeluhkan belum
optimalnya pelayanan jaringan seluler. Menurut mereka kondisi ini
sangat menyulitkan mereka untuk berkomunikasi dengan para kerabat
serta
sanak saudara. Tidak hanya warga biasa, PNS pun turut menyuarakan hal
serupa. Tidak maksimalnya layanan jaringan menghambat pekerjaan mereka
(PNS, red) khususnya dalam hal pengiriman data.
(PNS, red) khususnya dalam hal pengiriman data.
“Untuk mengirim data,
terkadang kami harus menempuh perjalanan berkilo-kilo meter jauhnya
guna mencari jaringan,” kata PNS yang bertugas sebagai operator
sekolah sembari meminta namanya tidak dipublis.
Mirisnya lagi, lanjut dia, meski sudah menempuh jarak yang jauh dalam mendapatkan jaringan, itu belum menjamin bahwa data akan terkirim dengan mulus. “Sering kali, kami harus menunggu berjam-jam untuk proses pengiriman data,”ungkapnya.
Sementara, Ivan Kalisang menyebutkan, kondisi ini sangat memperihatinkan, karena menurutnya
kebutuhan akan optimalnya jaringan tidak hanya untuk berkomunikasi atau melakukan pengiriman data, tapi juga untuk mengakses informasi terbaru sehubungan dengan perkembangan yang ada. “Kalau begini terus, bukan tidak mungkin kita akan ketinggalan informasi, dan kalau sudah
demikian, bisa dipastikan kita juga akan senantiasa mengekor baik dalam hal pembangunan maupun perkembangan,” sebutnya.
Oleh sebab itu, dirinya berharap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Kominfo untuk segera mencarikan jalan keluar terhadap persoalan ini. “Lebih cepat akan lebih baik,” serunya.
Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo, Djonny Muntiaha saat dikonfirmasi menyebutkan, upaya telah berulangkali dilakukan, hanya saja belum membuahkan hasil. “Kita sudah menyurat ke perusahan provider dalam hal ini pihak PT Telkomsel, hanya saja respon sebagaimana yang diharapkan oleh warga dari pihak perusahan, belum ada,” ungkap Muntiaha belum lama ini.
Meski demikian, dirinya berharap agar warga tetap sabar, karena pihaknya akan terus berupaya
meningkatkan kapasitas pelayanan jaringan telekomunikasi.
Wilayah yang Sudah Ada Jaringan:
Mirisnya lagi, lanjut dia, meski sudah menempuh jarak yang jauh dalam mendapatkan jaringan, itu belum menjamin bahwa data akan terkirim dengan mulus. “Sering kali, kami harus menunggu berjam-jam untuk proses pengiriman data,”ungkapnya.
Sementara, Ivan Kalisang menyebutkan, kondisi ini sangat memperihatinkan, karena menurutnya
kebutuhan akan optimalnya jaringan tidak hanya untuk berkomunikasi atau melakukan pengiriman data, tapi juga untuk mengakses informasi terbaru sehubungan dengan perkembangan yang ada. “Kalau begini terus, bukan tidak mungkin kita akan ketinggalan informasi, dan kalau sudah
demikian, bisa dipastikan kita juga akan senantiasa mengekor baik dalam hal pembangunan maupun perkembangan,” sebutnya.
Oleh sebab itu, dirinya berharap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Kominfo untuk segera mencarikan jalan keluar terhadap persoalan ini. “Lebih cepat akan lebih baik,” serunya.
Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo, Djonny Muntiaha saat dikonfirmasi menyebutkan, upaya telah berulangkali dilakukan, hanya saja belum membuahkan hasil. “Kita sudah menyurat ke perusahan provider dalam hal ini pihak PT Telkomsel, hanya saja respon sebagaimana yang diharapkan oleh warga dari pihak perusahan, belum ada,” ungkap Muntiaha belum lama ini.
Meski demikian, dirinya berharap agar warga tetap sabar, karena pihaknya akan terus berupaya
meningkatkan kapasitas pelayanan jaringan telekomunikasi.
Wilayah yang Sudah Ada Jaringan:
Siau 32 kampung yang terdiri dari:
Kec. Sitim: 12
Kec. Sitimsel: 9
Kec. Sibarsel: 11
Tagulandang 12 Kampung yang terdiri dari:
Kec. Tagulandang: 9
Kec. Tagut: 2
Kec. Tagsel: 2
Wilayah yang Belum Ada Jaringan (blank spot):
Siau 20 kampung yang terdiri dari:
Kec. Sibarut: 8
Kec. Sibar: 5 (termasuk pulau Makalehi)
Kec. Sitim: 3
Kec. Siteng: 4
Tagulandang 12 yang terdiri dari:
Kec. Tagulandang: 2
Kec. Tagut: 5
Kec. Tagsel: 5
Sumber: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika
Sitaro. (Rags)

0 komentar:
Post a Comment