![]() |
| Kadis Perhubungan Sitaro Djony Muntiaha |
Suarasitaronews.com-Ondong Siau : Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) diawal tahun 2015, sudah menurunkan harga BBM. Namun kebijakan baru ini tidak diikuti penurunan
tarif angkutan umum. Tarif angkutan belum dapat diturunkan meski
pemerintah telah mengoreksi harga bahan bakar minyak bersubsidi sejak
1 Januari lalu.
Sementara, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sitaro, segera merilis daftar tarif baru untuk angkutan umum (angkot) yang beroperasi di wilayah setempat. "Ya kami akan segera merilis tarif baru, namun menunggu surat dari provinsi,"ujar Kadis Dishubkominfo, Djoni Muntiaha, Senin. (05/01)
Muntiaha menambahkan, hal ini merupakan tindaklanjut atas diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar oleh pemerintah pusat. “Mulai 1 Januari 2015 memang harga BBM jenis premium turun menjadi Rp7.600 perliter, sedangkan solar Rp7.250 perliter. Turunnya harga BBM ini tentu kami juga bersiap menurunkan tarif angkutan umum,” tambahnya
(rags)
ragiel@suarasitaronews.com
Sementara, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sitaro, segera merilis daftar tarif baru untuk angkutan umum (angkot) yang beroperasi di wilayah setempat. "Ya kami akan segera merilis tarif baru, namun menunggu surat dari provinsi,"ujar Kadis Dishubkominfo, Djoni Muntiaha, Senin. (05/01)
Muntiaha menambahkan, hal ini merupakan tindaklanjut atas diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar oleh pemerintah pusat. “Mulai 1 Januari 2015 memang harga BBM jenis premium turun menjadi Rp7.600 perliter, sedangkan solar Rp7.250 perliter. Turunnya harga BBM ini tentu kami juga bersiap menurunkan tarif angkutan umum,” tambahnya
(rags)
ragiel@suarasitaronews.com

0 komentar:
Post a Comment