| (Foto) Victor Kaaro (kanan) bersama Dr. Mister Maru dalam suatu acara diskusi di Manado |
Suarasitaronews.com- Jakarta : Melihat polemik dari beberapa pemberitaan dari media tentang amburadulnya pengerjaan proyek di Kabupaten Sitaro, salah tokoh masyarakat Sitaro yang bermukim di perantauan, Victor Kaaro, angkat bicara lewat rilisnya ke SuaraSitaroNews.com.
Pendiri SuaraSitaro ini, dengan setengah bergurau mengatakan bahwa proyek di Sitaro buat pemerintah daerah ibarat buruk rupa cermin dibelah. Karena sebenarnya bobrok ini muncul karena management proyek di kalangan pemda sendiri yang berantakan, sehingga bisa timbul masalah seperti ini.
" Siapa yang percaya kalau proyek di kabupaten sendiri tapi kepala daerah atau kepala SKPD terkait tidak mengetahuinya?? Ini kebohongan yang sangat besar" tutur Victor, panggilan akrabnya.
Lebih lanjut, Victor juga menyoroti banyaknya proyek-proyek daerah yang dikerjakan oleh pemerintah daerah sendiri lewat kontraktor lokal, banyak yang berantakan, sehingga terkesan mau menyalahkan proyek provinsi yang tidak melewati meja Pemda Sitaro, padahal proyek made in Sitaro juga carut marut, sampai kharus dilaporkan oleh sebagian LSM ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
"Itu banyak proyek yang berantakan seperti di tambatan perahu di Kawahang, Bukide, dan jembatan di Mini. Belum lagi proyek perbaikan Puskesmas Ondong yang sampai sekarang masih belum selesai. Banyak yang sudah selesai, seperti museum di Tarorane, juga hasilnya berantakan. Ini yang harus dibenahi dulu" tegas Victor lagi.
" Pak Bupati coba luangkan waktu yang lebih lama lagi untuk meneliti hasil kerja proyek-proyek yang dibangun di Sitaro. Mulai dari Kadis PU, sampai ke kontraktor-kontraktor lokal yang bermasalah. Jadi masalah ini bisa dituntaskan"
Ketika disinggung tantang kedekatan sejumlah kontraktor dengan pemangku kekuasaan saat ini, Victor dengan kalem menjawab " Itu adalah suatu keniscayaan, dimana para tim sukses ataupun sanak saudara diberi banyak kue proyek sebagai timbal balik bantuan mereka untuk pemangku kekuasaan saat ini. Tapi bukan berarti semua proyek besar yang diberikan ke kontraktor tertentu hasilnya juga amburadul, dong.... harusnya para tim sukses yang jadi pelaksana proyek, lebih bertanggungjawab, karena ini proyek untuk rakyat"
"Jangan wariskan pembangunan yang amburadul untuk masyarakat atau anak cucu kita kelak, karena pasti akan ada penghakiman dari masyarakat terhadap rezim yang berkuasa saat ini nantinya" tutup Victor.
Rags
ragiel@suarasitaronews.com
0 komentar:
Post a Comment