![]() |
| foto ilustrasi |
Suarasitaronews.com-Jakarta : Saat orang berciuman untuk pertama kalinya ada banyak reaksi hormon di
tubuh karena saraf-saraf pada bibir terangsang. Di antara reaksi hormon
yang terjadi, kecocokan dengan pasangan pun bisa dirasakan.
Menurut ahli antropologi dari Rutgers University, Helen Fisher, berciuman membuat seseorang menjadi dekat dengan orang lain. Jarak berciuman cukup dekat bagi hidung untuk memperoleh informasi penting terkait ketertarikan dan genetis.
Menurut ahli antropologi dari Rutgers University, Helen Fisher, berciuman membuat seseorang menjadi dekat dengan orang lain. Jarak berciuman cukup dekat bagi hidung untuk memperoleh informasi penting terkait ketertarikan dan genetis.
Ahli biologi Claus Wedekind juga mendukung hal tersebut. Penelitian yang
dilakukannya pada tahun 1995 menemukan bahwa wanita tertarik pada bau
pria dengan set kode genetik yang berbeda dari kode genetik kekebalan
tubuh wanita itu sendiri.
Hal ini dikatakan oleh peneliti adalah naluri wanita secara tidak sadar untuk mencari pasangan yang ideal. Anak dari dua orang dengan kode genetik imunitas yang berbeda akan memiliki sistem imun tubuh yang lebih fleksibel melawan beragam penyakit.
Ilmuwan dari The University of Texas sekaligus penulis buku "The Science of Kissing", Sheril Kirshenbaum mengatakan lewat ciuman seseorang dapat mengevaluasi kapan harus melanjutkan hubungan atau meninggalkannya.
"Ada banyak hal lebih dalam soal berciuman dari yang terlihat mata. Kita mungkin tidak menyadarinya secara aktif bagaimana tubuh merespons, tapi berciuman dapat menjadi petunjuk untuk mengevaluasi hubungan," tutur Kirshenbaum seperti dikutip dari CNN pada Jumat (12/9).(detik.com)
Hal ini dikatakan oleh peneliti adalah naluri wanita secara tidak sadar untuk mencari pasangan yang ideal. Anak dari dua orang dengan kode genetik imunitas yang berbeda akan memiliki sistem imun tubuh yang lebih fleksibel melawan beragam penyakit.
Ilmuwan dari The University of Texas sekaligus penulis buku "The Science of Kissing", Sheril Kirshenbaum mengatakan lewat ciuman seseorang dapat mengevaluasi kapan harus melanjutkan hubungan atau meninggalkannya.
"Ada banyak hal lebih dalam soal berciuman dari yang terlihat mata. Kita mungkin tidak menyadarinya secara aktif bagaimana tubuh merespons, tapi berciuman dapat menjadi petunjuk untuk mengevaluasi hubungan," tutur Kirshenbaum seperti dikutip dari CNN pada Jumat (12/9).(detik.com)

0 komentar:
Post a Comment