Suarasitaronews.com - Jakarta : Usaha Kecil Menengah (UKM) biasanya tidak
memiliki divisi IT yang layak untuk mengurusi kebutuhan teknologi
mereka. Hal ini memaksa mereka untuk bergantung pada konsultan dan harus
membeli perangkat yang terikat dengan konsultan tersebut.
Untuk
kebutuhan router internet misalnya, beberapa vendor membanderolnya
dengan harga yang mahal. Padahal, di pasaran, beberapa merek router
sudah bisa terjangkau. Harganya pun sesuai dengan anggaran perusahaan
level UKM.
Laporan Financial Times menyebutkan, di masa
sekarang ini sangat mudah membeli router wifi untuk konsumer. Router
wifi terjangkau itu dilengkapi dengan frekuensi dual band dan mengadopsi
teknologi jaringan nirkabel standar IEEE 802.11ac.
Beberapa
vendor yang dimaksud adalah Asus, Belkin yang baru saja diakuisisi oleh
Cisco Linksys, Buffalo, D-Link atau Netgear. Harga perangkat router wifi
itu berada di harga kurang dari US$100. Untuk yang tercanggih
sekalipun, harganya masih berkisar US$150.
Perusahaan teknologi
Edimax menjelaskan cara kerja router yang sangat membantu UKM untuk
terhubung dengan internet. Router merupakan penerus paket data yang
dikirim dalam jaringan komputer. Ketika paket data datang dalam salah
satu baris, router membaca informasi alamat dalam paket untuk menentukan
tujuan akhirnya.
"Biasanya alamat ini akan dikonversi menjadi
bentuk IP address, router bertugas untuk meneruskan paket data tersebut
pada alamat yang tepat. UKM biasanya tidak mau memikirkan hal rumit
seperti ini karena biasanya butuh biaya besar," ujar Parman Iskak,
Presdir PT Edimax Teknologi Indonesia, Jumat, 18 Juli 2014.
Singkatnya,
kata Parman, fungsi router adalah untuk membantu perpindahan data dari
satu network ke network lainnya, menghubungkan jaringan dan menjaga lalu
lintas dalam jaringan tersebut agar dapat dikontrol. Serta memastikan
pertukaran data antara satu komputer dengan komputer lainnya tepat
sasaran dan memastikan data yang dikirim sesuai dengan data yang
diterima.
Di Indonesia, lanjutnya, harga router untuk konsumer
atau UKM ada beberapa yang tidak lebih dari US$50. D-Link atau Tenda
wireless Router misalnya, harganya berada di kisaran US$50 atau sekitar
Rp600 ribuan.
Untuk router yang lebih terjangkau lagi, Parman
merujuk pada perangkat keluaran perusahaannya. Edimax dikatakannya
memiliki BR-6428nS V2 seharga Rp447.000 atau BR-6428nC seharga
Rp559.000.
Kedua router itu merupakan router multifungsi karena
bisa digunakan sebagai router, access point dan penguat sinyal Wifi.
Selain itu, keduanya bisa menghemat daya sampai 30 persen.
"Settingannya
cukup mudah karena menghilangkan ketergantungan terhadap CD installer.
Untuk UKM, router seperti ini bisa dibilang smart set-up karena tidak
membutuhkan ahli untuk mulai mengoperasikannya," ujarnya.
Kekuatan
sinyal dengan 9 dBi akan mampu meng-cover rumah dua lantai. BR-6428nC
sangat cocok digunakan untuk Anda yang memiliki rumah dua lantai,
sehingga sinyal wifi dari lantai satu ke lantai dua bisa maksimal.
Kira-kira kekuatan koneksinya bisa digunakan oleh sekitar 25 user.
Sedangkan
untuk router Edimax BR-6428nS V2 di-support dengan teknologi N300
dengan antenna 5 dBi. dBi yang lebih kecil, maka antena yang dimiliki
router ini pun kecil dan lebih pendek sehingga hanya mampu meng-cover
dalam area satu rumah. (viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment