| Foto SSN |
Suarasitaronews.com-Bebali Siau : Terkait dengan adanya perbedaan pendapat soal Koalisi partai Hanura oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten Sitaro, anggota DPRD Sitaro Kol. Raymon Wulanta satu-satunya kader partai Hanura yang dipilih rakyat itu menegaskan dirinya tetap memposisikan dirinya taat dan patu terhadap partai dan mengikuti apa yang telah disampaikan oleh DPD.
Sebelumnya, DPD telah menghendaki partai Hanura Sitaro akan bergabung dengan fraksi PAN sementara DPC menghendaki untuk bergabung dengan partai PDIP dalam surat usulan fraksi yang dimasukkan di sekretariat DPRD Sitaro
Wulanta mengatakan, ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sudah mengeluarkan Peraturan Organisasi (PO) pada tanggal 27 Agustus lalu bahwa ketika terjadi perselisihan pendapat antara DPC dan DPD maka hal tersebut akan diajukan kepada Dewan Pimpinan satu tingkat lebih diatas.
"Itu ada kewenangan DPD provinsi dan disitu sebagai perpanjangan tangan dari Dewan Pimpinan Pusat atau DPP" kata wulanta, Rabu (8/10) siang tadi di ruang sidang DPRD Sitaro.
Ditambahkanya pula bahwa, DPD telah memberikan ruang bagi partai Hanura di kabupaten kota untuk tidak harus berpatokan pada koalisi yang terbentuk dari pusat dan diwajibkan untuk membangun komunikasi politik dengan Partai politik (Parpol) mana pun.
"Selama komunikasi politik itu menguntungkan partai Hanura, tentu harus dilihat dalam konteks secara utuh. kalau mengikuti koalisi nasional sementara kondisi di daerah itu berbeda, saya rasa saya harus memiliki sikap politik sesuai dengan kondisi yang terjadi di daerah," Tegasnya.
Terkait dengan pilihan koalisi partai dalam fraksi DPRD Sitaro Wulanta kembali menegaskan dirinya akan bergabung dengan PAN dimana partai Hanura memiliki posisi yang strategis dalam Alat kelengkapan DPRD Sitaro yang tentunya sangat menguntungkan Partai Hanura.
"Saya akan bergabung dengan fraksi PAN sebab partai Hanura mendapatkan posisi yang stragegis pada alat kelengkapan DPRD sebagaimana telah dilakukan komunikasi politik" cetus Wulanta. (erga)
0 komentar:
Post a Comment