Para pialang sedang melakukan aktivitas transaksi di Bursa Efek New York.
Suarasitaronews.com - New York : Indeks saham utama Amerika Serikat ditutup lebih tinggi untuk ketiga kalinya pada akhir perdagangan Rabu waktu New York.
Seperti dikutip dari laman CNBC, Kamis 14 Agustus 2014, saham-saham teknologi mendorong bursa Wall Street berakhir positif, dengan saham perusahaan penerbangan dan perusahaan biotek membantu memimpin keuntungan.
Indeks
Dow Jones Industrial Average berakhir naik 91,26 poin (0,55 persen) ke
level 16.651,80, dengan saham Intel memimpin kenaikan saham bluechip dan hanya saham Wal-Mart yang memerah.
Saham sektor transportasi naik 0,68 persen, menjadi ditutup 1,45 persen lebih tinggi untuk minggu ini, dengan saham maskapai penerbangan
seperti United Continental melonpat lebih dari 3 persen karena didorong
oleh harga bahan bakar yang rendah. Seperti diketahui harga minyak
terus diperdagangkan mendekati level terendah dalam 13 bulan.
Sementara
itu, indeks S&P 500 menguat 12,97 poin (0,67 persen) ke level
1.946,72, dengan saham sektor perawatan kesehatan memimpin penguatan.
Pada
Kamis pekan depan, data klaim pengangguran mingguan akan dirilis dan
data PPI dan data produksi industri akan dirilis pada Jumat.
Sebelumnya,
data persediaan bisnis di Amerika Serikat naik 0,4 persen pada Juni,
setelah pada Mei naik 0,5 persen. Sementara penjualan ritel untuk Juli
dilaporkan mendatar.
Menjelang laporan pendapatan ritel lainnya
yang diharapkan dirilis akhir pekan ini, kelompok department store Macy
melaporkan kenaikan laba.
Di Rusia, konvoi truk Rusia yang
membawa bantuan kemanusiaan telah meninggalkan Moscow menuju Ukraina
pada Selasa waktu setempat, meskipun ada peringatan masyarakat
internasional bahwa Rusia tidak boleh menggunakan bantuan kemanusiaan
itu sebagai alat untuk melakukan invasi.
Sementara di Irak, 130 penasihat militer AS tiba di Irbil, yang meliputi marinir dan pasukan operasi khusus.
The
CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran
terbaik dari kecemasan di pasar, levelnya turun mendekati 13.
Volume
saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 537
juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,7 miliar unit saham.
(viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment