Saham Asia Naik Jelang Rilis Data Manufaktur Tiongkok
Pialang sedang mengamati pergerakan saham di Tokyo Stock Exchange.(Reuters)
Suarasitaronews.com - Tiongkok : Pasar
saham Asia cenderung menguat pada awal perdagangan bursa Kamis meski
investor masih mengambil sikap hati-hati. Hal ini ditengarai merupakan
pengaruh musim laporan laba perusahaan yang mulai berlangsung di Kawasan
Asia serta menjelang rilis data manufaktur utama dari Tiongkok.
Seperti diberitakan CNBC, Kamis
24 Juli 2014, indeks pembelian manajer (Purchasing Managers' Index/PMI)
yang menunjukkan ativitas pabrik Tiongkok selama bulan Juli dijadwalkan
akan disampaikan hari ini. Diharapkan indeks ini menunjukkan
peningkatan ke level 51. Sebagaimana diketahui, PMI bulan Juni sebesar
50,7.
Indeks S&P 500 di bursa Wall Street, Amerika Serikat,
berhasil mencetak rekor kenaikannya yang baru pada penutupan sesi
perdagangan Rabu dengan menguat 0,2 persen ke level 1.987. Namun indeks
Dow Jones terseret turun oleh saham Boeing karena capaian pendapatan
perusahaan yang lebih rendah pada kuartal kedua. Keuntungan produsen
pesawat ini meningkat 52 persen, namun pada periode tersebut pembiayaan
program tanker perusahaan ternyata cukup besar, mencapai US$272 miliar.
Indeks
Nikkei di bursa Tokyo pagi ini cenderung mendatar. Pergerakan indeks
acuan pasar saham Jepang ini di awal transaksi hanya sedikit berubah
dari level penutupan sesi sehari sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi
data neraca perdagangan Juni yang mengecewakan. Kinerja ekspor secara
tak terduga turun 2 persen, padahal sebelumnya banyak kalangan
memperkirakan akan terjadi kenaikan 1 persen. Sementara itu, impor naik
8,4 persen sehingga defisit melebar menjadi sekitar US$8,1 miliar.
Saham
produsen kamera, Canon, menguat 0,2 persen menjelang laporan pendapatan
kuartalan siang ini. Sedangkan saham produsen motor, Nidec, reli lebih
dari 1 persen setelah kemarin membukukan kenaikan 2,5 persen laba
operasional kuartal pertama, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara
itu, indeks S&P ASX 200 di bursa Sydney juga mendatar. Indeks
patokan pasar saham Australia ini diperdagangkan pada level 5.579,70.
Saham-saham
sektor keuangan mendapat sorotan pelaku pasar terkait laporan
pendapatan. Saham Macquarie Group kehilangan hampir 2 persen setelah
merilis proyeksi untuk tahun depan yang dinilai cenderung terlalu
berhati-hati.
Saham Insurance Australia Group naik 1,5 persen setelah perusahaan mengatakan kinerja tahun fiskal 2014 meningkat.
Adapun
indeks Kospi di bursa Seoul naik 0,2 persen. Indeks utama pasar saham
Korea Selatan ini diperdagangkan lebih tinggi dari level penutupan Rabu
kemarin, meskipun perkiraan produk domestik bruto kuartal kedua hanya
meningkat 0,6 persen dari kuartal sebelumnya. Ini dianggap sebagai
pertumbuhan yang paling lambat dalam kurun lebih dari satu tahun.
Saham
pembuat memori chip, Hynix SK, tergelincir 2 persen setelah mengumumkan
penurunan laba operasional tahunan di kedua kuartal sebesar 2,7 persen.
Pasar
masih mencermati perkembangan situasi geopolitik antara Israel dan
Palestina terkait konflik militer di Jalur Gaza, serta langkah lebih
lanjut terhadap kelompok separatis di timur Ukraina terkait dugaan
menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 menggunakan rudal. (viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment