Suarasitaronews.com - Hampir setiap minggu ada saja metode diet baru yang
diklaim bisa membuat tubuh langsing dengan instan dan menyenangkan.
Iming-iming penurunan berat badan tanpa perlu usaha keras ini sering
membuat kita dengan mudah percaya dan mengikutinya.
Meski begitu
sebaiknya Anda tak gampang mengikuti metode diet tersebut. Diet semacam
ini biasanya tidak bisa menurunkan berat badan dalam jangka panjang,
sulit diikuti, dan bisa membuat tubuh kekurangan gizi. Berikut adalah
beberapa diet populer yang tidak direkomendasikan para ahli.
1. Diet makanan mentah Mengganti
makanan yang digoreng atau diproses berulang kali dengan buah dan
sayuran memang bisa menurunkan berat badan. Tetapi, diet yang melarang
bahan makanan yang dimasak sebaiknya tidak dilakukan.
Para
penganut diet makanan mentah berkilah kadar gizi dalam sayur dan buah
akan berkurang setelah dimasak. Memang benar, tetapi proses pemasakan
sebenarnya masih menyisakan serat, vitamin dan mineral dalam jumlah
cukup. Bahkan, beberapa jenis sayur harus dimasak dulu untuk
meningkatkan nutrisinya, selain juga membunuh bakteri.
2. Diet Alkalin Menurut
metode diet ini, Anda disarankan untuk berpantang daging, produk susu,
gula, kafein, alkohol, bahhan pengawet, dan makanan yang diproses.
Sebagai gantinya, makanan segar harus diperbanyak.
Diet Alkalin
memang memiliki efek positif, yakni kita jadi lebih banyak mengonsumsi
makanan segar dan terhindar dari makanan dengan pengawet. Tetapi,
sebenarnya tubuh kita membutuhkan variasi makanan. Diet Alkalin juga
tergolong rumit dan butuh perencanaan makanan yang baik. Biasanya orang
yang mengikuti diet ini tak tahan melakukannya secara permanen.
3. Diet golongan darah Diet
yang diciptakan oleh ahli naturopati Peter D'Adamo ini berdasarkan pada
makanan yang kita asup memiliki reaksi kimia dengan golongan darah.
Misalnya saja, mereka yang punya golongan darah O harus mengonsumsi
daging, sayur, dan buah, serta menghindari tepung dan susu. Sementara
itu, orang yang bergolongan darah A disarankan memilih pola makan
vegetarian. Orang dengan golongan darah B sebaiknya menghindari ayam,
jagung, tepung, dan kacang-kacangan. Sayangnya, tidak ada bukti ilmiah
diet yang ketat ini efektif menurunkan berat badan.
4. Diet biskuit Penggagas diet ini percaya, mengonsumsi biskuit atau cookies
bisa membantu kita lebih langsing. Kita disarankan untuk sarapan, makan
siang, dan ngemil, dengan cookies yang tinggi serat. Jika kita
mengikuti diet ini berat badan memang turun, tetapi kita akan mengalami
gejala craving (seperti ngidam) karena kita hanya boleh mengasup makanan saat makan malam.
5. Diet lemon Diet
ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan memiliki banyak variasi.
Mayoritas menyarankan penganut diet ini minum air yang dicampur perasan
jeruk lemon. Karena lemon bersifat diuretik atau menguras air, berat
badan memang akan turun. Tetapi kita beresiko dehidrasi, pusing, mual,
dan lemas. Begitu kita mengonsumsi makanan padat, berat badan beresiko
naik lebih besar dari berat saat dimulainya diet. (kompas.com)
0 komentar:
Post a Comment