Pialang sedang melakukan aktivitas transaksi di Bursa Efek New York, AS.(REUTERS/Brendan McDermid )
Suarasitaronews.com - New York : Saham-saham menguat pada penutupan
perdagangan Jumat pekan lalu di Bursa Efek New York, Amerika Serikat,
dengan indeks S&P 500 rebound setelah mengalami penurunan pada sesi
sebelumnya. Kenaikan ini dikarenakan para investor menyambut gembira
laporan akhir pendapatan peusahaan.
Seperti diberitakan CNBC, Senin
21 Juli 2014, laporan pendapatan perusahaan yang positif itu sekaligus
menjadi pelipur lara di pasar terkait pandangan bahwa ketegangan
geopolitik yang muncul ke permukaan sehubungan pesawat Malaysia Airlines
yang ditembak jatuh di wilayah Ukraina, dekat perbatasan Rusia.
"Sebagai
sesuatu yang tragis, ini memang bukan sesuatu yang seharusnya
dikembangkan," ujar Mathew Kaufler, analis dari Federated Investors,
mengomentari kecelakaan pesawat itu yang terjadi sehari setelah AS dan
Uni Eropa memperkuat sanksi terhadap Rusia.
Indeks Dow Jones
Industrial Average naik 123,37 poin (0,7 persen) ke level 17.100,18.
Dengan demikian, Dow Jones mengalami kenaikan 0,9 persen untuk pekan
lalu. Kenaikan indeks ditopang oleh saham Johnson & Johnson yang
memperpanjang kenaikannya di antara komponen lainnya.
Sementara
itu, indeks S&P 500 naik 20,10 poin (1 persen) ke level 1.978,22,
sehingga indeks ini terhitung mengalami kenaikan 0,5 persen dibandingkan
level penutupan akhir pekan sebelumnya. Saham di sektor perawatan
kesehatan dan teknologi berkinerja terbaik di antara 10 sektor utama,
yang semuanya menunjukkan kemajuan.
Saham
yang diperdagangkan di Bursa Efek New York pada pekan lau hampir
mencapai 758 juta unit saham dengan Volume Komposit mendekati 3,1 miliar
unit saham. (viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment