Suarasitaronews.com - Jakarta : Terdapat perbedaan perilaku dalam menggunakan internet di antara
pria dan wanita. Menurut penelitian Kaspersky Lab bekerjasama dengan
University of Wuerzburg, Jerman, wanita cenderung menggunakan internet
untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman atau pasangan mereka.
Mengetahui
hal ini, Clozette asal Singapura mendirikan sebuah jejaring sosial
berupa ekosistem yang mengintegrasikan konten, komunitas dan e-commerce
yang berfokus pada bidang fashion, kecantikan dan style.
Clozette
Indonesia sendiri semula masuk ke Indonesia dengan nama Clozette Daily
berkolaborasi dengan Female Daily Network pada Oktober 2012. Tetapi
sejak Maret 2014, Female Daily Network dan Clozette global secara resmi
telah mengakhiri kemitraannya.
Disinggung mengenai perbedaan
antara Clozette versi global dengan Clozette Indonesia, Erry Amarilla
selaku marketing manager Clozette Indonesia menerangkan bahwa konten
Clozette Indonesia berusaha untuk mengapresiasi budaya Indonesia serta
gaya busana tradisional.
Selain itu Clozette Indonesia juga
memperbanyak konten seputar hijab dan memiliki program Duta Clozette
Indonesia yang bermitra dengan fashion blogger Indonesia.
Karena wanita ingin dimengerti Karena
menginduk kepada Clozette versi global, Clozette Indonesia juga
menyediakan fitur-fitur utama yang sama bagi para pengguna, yaitu:
Organize:
sebuah fitur di mana Anda bisa membuat lemari maya yang berisi katalog
sepatu, tas, dan aksesoris favorit. Anda juga bisa membuat wish list
dari fashion yang sudah lama Anda impikan.
Share: sebuah fitur agar Anda mendapatkan feedback dan respon secara langsung dari komunitas mengenai postingan Anda.
Discover:
fitur ini memudahkan Anda untuk mencari gaya dari runway, OOTD (Outfit
Of The Day) dan street style terkini yang di-posting oleh para anggota
komunitas.
Bazaar: fitur yang memfasilitasi
Anda dalam menjual, membeli, hingga melakukan barter seputar fashion dan
alat-alat kecantikan terkini.
Shoppe: fitur
yang memudahkan Anda untuk berbelanja dengan lebih dari dua juta koleksi
jenis fashion dari lebih 5.000 clothing trendy yang berasal dari outlet
di seluruh dunia.
Tetapi, khusus untuk Clozette Indonesia tersedia fitur baru, yaitu: kemudahan login dengan menggunakan akses Facebook serta bisa berbagi foto dengan komunitas Clozette Indonesia melalui instagram dengan menggunakan hashtag #ClozetteID.
Meski
Clozette Indonesia mengklaim bahwa platform-nya berusaha untuk
mengapresiasi budaya Indonesia serta gaya busana tradisional negara ini,
namun setelah saya mencoba Clozette Indonesia, saya merasakan sentuhan
lokal khas nusantaranya kurang begitu kental.
Kalaupun ada
sentuhan lokal, hanya beberapa bagian saja. Misalnya saat pertama kali
registrasi, saya diharuskan untuk menentukan kategori berbusana yang
diinginkan agar senantiasa muncul di beranda akun saya.
Pada
bagian ini terdapat dua kategori yang mewakili kebanyakan wanita
Indonesia yaitu busana tradisional dan hijab. Selebihnya, saya
seolah-olah seperti menggunakan Clozette versi global yang sudah
menggunakan bahasa lokal.
Namun, untuk kelengkapan informasi
mengenai fashion, kecantikan, dan style dengan perspektif dan model dari
wanita Indonesia, menurut pendapat saya Clozette Indonesia masih patut
untuk diperhitungkan.
Misalnya, foto atau video berupa
padu-padan busana bermerek internasional yang diperagakan oleh wanita
lokal merupakan sebuah hal yang menarik bagi saya.
Monetisasi
dan rencana masa depan Selama ini Clozette Indonesia menghasilkan
pendapatan dari hasil kerjasama dengan berbagai brand fashion,
kecantikan, dan style. Mereka menggunakan platform Clozette Indonesia
untuk kampanye produk, membangun komunitas, sponsorship, menampilkan
iklan, content co-creation, email marketing dan transaksi Clozette
Shoppe.
Sayangnya Clozette Indonesia enggan menyebutkan nominal
pendapatannya. Pengguna Clozette Indonesia memiliki karakteristik
sebagai sosok pecinta fashion, kecantikan dan gemar belanja online.
Selain
itu para pengguna Clozette Indonesia juga gemar berbagi foto OOTD
(Outfit Of The Day) serta berbagi tutorial foto atau video fashion dan
kecantikan untuk mendapatkan opini dari komunitas.
Konten
Clozette Indonesia sendiri 90 persen berasal dari pengguna. Clozette
Indonesia yang sudah memiliki 300.000 pengguna terdaftar ini belum
memiliki badan hukum secara lokal di Indonesia.
Ke depannya,
Clozette Indonesia karena populasi penduduk Indonesia mayoritas
beragama Islam ingin menjadi The World's First Islamic Women/Fashion
Social Network (atau kurang lebih berarti sebagai jejaring sosial
fashion wanita muslim pertama di dunia). (merdeka.com)
0 komentar:
Post a Comment