Para pialang sedang melakukan aktivitas transaksi di Bursa Efek New York.(REUTERS/Lucas Jackson )
Suarasitaronews.com - AS : Indeks
saham utama Wall Street beragam pada penutupan transaksi Selasa waktu
New York atau Rabu dini hari waktu Indonesia barat, setelah investor
mempertimbangkan valuasi.
Seperti diberitakan CNBC, Rabu
11 Juni 2014, setelah pada sesi sebelumnya turun 45 poin, indeks Dow
Jones Industrial Average ditutup mencetak rekor baru, meskipun hanya
naik 2,82 poin ke level 16.945,92.
Indeks S & P 500 jatuh
sekitar setengah poin menjadi 1.950,80, dengan sektor utilitas dan
perawatan kesehatan menjadi sektor yang mengalami kerugian di antara 10
kelompok industri utama. Sementara itu, indeks Nasdaq naik 1,75 poin
menjadi 4.338.
Saham Tyson Foods jatuh setelah Credit Suisse mendowgrade performingnya menjadi underperform dari netral.
Saham
Apple berfluktuasi setelah Irlandia RTE melaporkan Komisi Eropa akan
meluncurkan probe (semacam perangkat elektronik) resmi pada Rabu ke
dalam pengaturan pajak pembuat iPhone di Irlandia.
Volume saham
yang diperdagangkan di Bursa Efek New York pada Jumat pekan lalu hampir
mencapai 557 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,7
miliar unit saham.
Nilai mata uang dolar menguat terhadap mata uang mitra dagang Amerika Serikat dan yield
(imbal hasil) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku
bungan KPR dam kredit konsumsi naik 3 basis poin menjadi 2,636 persen.
Beberapa
data ekonomi keluar pada Selasa, yakni data persediaan grosir AS naik
1,1 persen pada April. Sebelumnya, pada Maret, data persediaan grosir
juga naik 1,1 persen.
Laporan lain, jumlah lowongan kerja pada April sebanyak 4 juta, sama dengan jumlah lowongan kerja Maret.
Rilis
ketiga yakni, usaha kecil di AS mengekspresikan optimisme tentang
ekonomi AS pada Mei, dengan National Federation od Independent Business
melaporkan indeks optimisme tersebut tertinggi sejak September 2007. (viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment