Pantau Bencana Alam Lewat Aplikasi Kacamata Pintar
Tim mahasiswa UGM uji coba mitigasi bencana lewat kacamata pintar foto: ugm.ac.d
Suarasitaronews.com - Aplikasi informasi pendeteksi mitigasi bencana alam berhasil diciptakan
tim dari mahasiswa komputer Universitas Gadjah Mada (UGM).
Aplikasi
bernama Quick Disaster yang berbasis visual dan suara ini bisa
menampilkan langkah tahapan antisipasi terkena bencana dari 9 jenis
bencana seperti erupsi gunung berapi, tanah lonsor, topan tornado, gempa
bumi, hujan abu vulkanik, banjir, kebakaran, dan tsunami. Hanya saja,
aplikasi ini hanya bisa diakses lewat perangkat kacamata Google Glass.
Daniel
Oscar Baskoro, salah satu anggota tim riset, mengatakan pemilihan
Google Glass sebagai perangkat untuk aplikasi Quick Disaster yang mereka
buat ini dikarenakan informasi yang ditampilkan perangkat Google Glass
jauh lebih cepat dan lebih ringkas ketimbang menggunakan perangkat
mobile.
“Kita berpikir perangkat digital ini suatu saat akan
melekat pada tubuh manusia seperti halnya nantinya dengan adanya
teknologi jam pintar atau gelang pintar,” kata Daniel, seperti dikutip
situs resmi ugm.ac.id, Kamis (8/5/2014).
Selain Daniel,
aplikasi Quick Disaster ini melibatkan empat orang mahasiswa lainnya
Zamsyari, Bahrunur, Sabrina Anggraini, dan Maulana Rizki.
Seperti
diketahui, Google Glass merupakan kacamata pintar hasil dari produk
riset perusahaan Google yang mampu memproses dan menampilkan informasi
laykanya smartphone.
Namun aplikasi yang tengah dikembangkan
mahasiswa UGM pada perangkat Google Glass ini bisa menampilkan informasi
secara visual mengenai tahapan solusi untuk mengantisiapasi dampak
bencana. Aplikasi ini menurut Sabrina Anggraini diharapkan dapat
membantu masyarakat dalam mengantisipasi bencana saat kejadian bencana
berlangsung.
Untuk saat ini aplikasi Quick Disaster masih dalam
tahap riset dan pengembangan, pasalnya terdapat beberapa fitur yang
masih perlu disempurnakan. Dalam waktu dekat, kata Sabrina, aplikasi ini
rencananya akan dipresentasikan dalam konferensi internasional di Eropa
dan Amerika. (okezone.com/mira)
0 komentar:
Post a Comment