![]() |
| Ilustrasi foto |
Suarasitaronews.com-Ondong Siau : Tidak mudah bagi pemerintah kabupaten (Pemkab) Sitaro untuk menemukan sosok calon Direktur Utama (Dirut) definitif yang bakal memimpin Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sitaro. Bagaimana tidak, hingga kini pemerintah setempat belum juga melakukan proses seleksi terhadap calon Dirut PDAM, dikarenakan masih belum adanya calon yang akan dilakukan seleksi, artinya posisi Dirut PDAM saat ini kurang diminati.
Pemerintah Kabupaten Sitaro melalui Kepala Bagian Ekonomi, Drs Hesky Manalang menjelaskan penyebab minimnya peminat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi dimaksud, karena mereka beranggapan bahwa permasalahan yang kini melilit pada tubuh PDAM Sitaro belum juga usai," Masalah yang dulu-dulu kan belum selesai, mereka khawatir jika ia menjabat sebagai Dirut PDAM terkena dengan masalah yang dimaksud,"jelas Manalang kepada Suarasitaronews.com Jumat (17/10) siang tadi.
Pemerintah Kabupaten Sitaro melalui Kepala Bagian Ekonomi, Drs Hesky Manalang menjelaskan penyebab minimnya peminat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi dimaksud, karena mereka beranggapan bahwa permasalahan yang kini melilit pada tubuh PDAM Sitaro belum juga usai," Masalah yang dulu-dulu kan belum selesai, mereka khawatir jika ia menjabat sebagai Dirut PDAM terkena dengan masalah yang dimaksud,"jelas Manalang kepada Suarasitaronews.com Jumat (17/10) siang tadi.
Sebelumnya, PDAM Sitaro tengah mengalami banyak masaalah terkait dengan operasional PDAM yang sangat tinggi dan tidak sesuai dengan pendapatan PDAM yang menimbulkan banyak kerugian. seperti halnya, Muncul dugaan dari sejumlah media dimana anggaran Penyertaan modal sebesar Rp360 juta menguap alias disunat oleh dinas terkait, gaji seorang Dirut PDAM kala itu mencapai Rp13 juta yang membuat para wakil rakyat tercengang serta banyak keluhan warga terkait dengan pelayanan yakni air yang dialirkan ke rumah warga tidak meksimal dan sering mati.
Dikatakan Manalang, jika belum ada yang mendaftar, maka secara otomatis posisi Max Tantu yang saat ini menjabat sebagai Pjs Direktur PDAM Sitaro akan di definitifkan.
Dikatakan Manalang, jika belum ada yang mendaftar, maka secara otomatis posisi Max Tantu yang saat ini menjabat sebagai Pjs Direktur PDAM Sitaro akan di definitifkan.
"Begitu juga sebaliknya, Jika memang sudah ada yang mendaftar, maka nama-nama tersebut akan diajukan ke DPRD untuk mengikuti Fit and Proper Test (FPT)," tukasnya. (rags)

0 komentar:
Post a Comment