New York Stock Exchange, AS. (foto Reuters) |
Suarasitaronews.com-New York : Perdagangan saham di Bursa Efek New York Amerika Serikat (AS) menguat dengan indeks S&P 500 yang kembali mencapai rekor.
Seperti dikutip dari viva.co.id, dimana adanya pernyataan Analis bahwa laporan menyebutkan sentimen konsumen pada bulan Agustus naik ke level 82,5 dari posisi 81,8 pada bulan sebelumnya.
Menjelang pembukaan perdagangan Jumat, indeks saham berjangka memangkas keuntungan setelah Departemen Perdagangan AS menyampaikan belanja konsumen dilaporkan turun drastis pada Juli ke level 0,1 persen dari posisi pada bulan sebelumnya 0,4 persen.
Data dari luar negeri menunjukkan inflasi zona euro menurun dalam tingkat terendah dalam lima bulan terakhir. Kantor statistik Eurostat Uni Eropa melaporkan bahwa biaya konsumen di 18 negara yang menggunakan euro pada bulan Juli naik 0,3 persen (year on year).
"Ekonomi AS terus menunjukkan kekuatan dan deflasi di Eropa semakin memburuk serta menyebar melalui zona euro, seperti yang kita lihat dalam jumlah CPI saat ini, yang membawa kita kembali ke kenyataan bahwa cepat atau lambat (Presiden Bank Sentral Eropa Mario) Draghi akan harus menggunakan beberapa jenis pelonggaran kuantitatif. Itu positif, juga untuk saham AS," ujar Peter Cardillo, analis Rockwell Global Capital.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 18,88 poin (0,1 persen) ke level 17.098, 45. dow Jones naik 0,6 persen untuk sepekan kemarin dan 3,2 persen pada Agustus.
Naik 0,8 persen dari seminggu yang lalu dan 3,8 persen untuk bulan ini,
Indeks S&P 500 ditutup naik 6,63 poin, (0,3 persen) ke level 2.003,37. Saham sektor keuangan berkinerja terbaik di antara 10 kelompok industri utama.
Adapun indeks Nasdaq naik 22,58 poin, (0,5 persen) ke level 4.580,27. Indeks Nasdaq naik 0,9 persen untuk sepekan lalu dan 4,8 persen untuk Agustus.
Total saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York mendekati 617 juta unit saham dengan Volume Komposit mencapai 2,3 miliar unit saham.(erga)
Seperti dikutip dari viva.co.id, dimana adanya pernyataan Analis bahwa laporan menyebutkan sentimen konsumen pada bulan Agustus naik ke level 82,5 dari posisi 81,8 pada bulan sebelumnya.
Menjelang pembukaan perdagangan Jumat, indeks saham berjangka memangkas keuntungan setelah Departemen Perdagangan AS menyampaikan belanja konsumen dilaporkan turun drastis pada Juli ke level 0,1 persen dari posisi pada bulan sebelumnya 0,4 persen.
Data dari luar negeri menunjukkan inflasi zona euro menurun dalam tingkat terendah dalam lima bulan terakhir. Kantor statistik Eurostat Uni Eropa melaporkan bahwa biaya konsumen di 18 negara yang menggunakan euro pada bulan Juli naik 0,3 persen (year on year).
"Ekonomi AS terus menunjukkan kekuatan dan deflasi di Eropa semakin memburuk serta menyebar melalui zona euro, seperti yang kita lihat dalam jumlah CPI saat ini, yang membawa kita kembali ke kenyataan bahwa cepat atau lambat (Presiden Bank Sentral Eropa Mario) Draghi akan harus menggunakan beberapa jenis pelonggaran kuantitatif. Itu positif, juga untuk saham AS," ujar Peter Cardillo, analis Rockwell Global Capital.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 18,88 poin (0,1 persen) ke level 17.098, 45. dow Jones naik 0,6 persen untuk sepekan kemarin dan 3,2 persen pada Agustus.
Naik 0,8 persen dari seminggu yang lalu dan 3,8 persen untuk bulan ini,
Indeks S&P 500 ditutup naik 6,63 poin, (0,3 persen) ke level 2.003,37. Saham sektor keuangan berkinerja terbaik di antara 10 kelompok industri utama.
Adapun indeks Nasdaq naik 22,58 poin, (0,5 persen) ke level 4.580,27. Indeks Nasdaq naik 0,9 persen untuk sepekan lalu dan 4,8 persen untuk Agustus.
Total saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York mendekati 617 juta unit saham dengan Volume Komposit mencapai 2,3 miliar unit saham.(erga)
0 komentar:
Post a Comment