![]() |
| Situs http://www.sitarokab.go.id (foto SSN) |
Suarasitaronews.com-Ondong Siau : Hadirnya
website resmi di sebuah pemerintah daerah (Pemda) yang merupakan media untuk
menyebarkan informasi, tentu saja sangat dibutuhkan bagi masyarakat
yang membutuhkan informasi tentang permasalahan atau perkembangan yang
terjadi didaerah tersebut. Tak terkecuali bagi masyarakat Kepulauan
Sitaro, yang selama ini banyak mendapatkan informasi dari website resmi pemkab Kepulauan Sitaro yang beralamat di
http://www.sitarokab.go.id.
Namun nampaknya hal tersebut justru menjadi masalah beberapa minggu kebelakang ini. Hal tersebut disebabkan sulitnya mengakses website yang tentu saja merupakan ‘rumah cyber’ bagi pemkab Kepulauan Sitaro. Apalagi ditambah dengan keberadaan "Peringatan" yang mengatakan bahwa pihak dari Sitaro belum membayar situs sitarokab.go.id
Kendati begitu, berdasarkan informasi yang berhasil dihinpun awak media. Pihak devoloper pengelola sitarokab.go.id mengakui bahwa mereka terpaksa melakukan blokir terhadap website pemkab Kepulauan Sitaro dikarenakan belum adanya pembayaran dari pihak pemkab kepada mereka."Kami juga mendapat kesulitan untuk menghubungi pihak-pihak yang berkaitan dengan pelunasan biaya web ini," cetus Devoloper
Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Gandha Mulalinda ketika ditanya soal itu mengakui bahwa website sitarokab.go.id saat ini sedang mengalami kendala yakni ada oknum-oknum tertentu yang telah melakukan hack," Iya website kami telah dihack oleh oknum yang tak bertanggung jawab," kilah Mulalinda, Kamis (4/9) siang tadi.
Namun ketika disinggung dengan keberadaan peringatan yang tertera di situs tersebut yang menyatakan " kami sangat menyayangkan pihak dari Sitaro yang dalam hal ini belum melakukan pembayaran biaya website kepada kami selaku devoloper, " Mulalinda membantah dengan keras bahwa pembayaran situs sudah kami bayar " sudah kami bayar kepada pihak devoloper masterweb dan itu bukan masalah pembayaran melainkan situs kami sedang dihack," tambah Mulalinda
Menurut Mulalinda, Kejadian ini akan tetap kami telusuri, siapa yang telah melakukan hack pada website resmi kami, karena jika tidak situs LPSE sitaro juga akan kena imbasnya," Situs LPSE itu memakai subdomain dari sitarokab jangan sampai oknum tersebut bisa melakukan aksinya yang serupa,"tambah Mulalinda
Sementara sejumlah wartawan ketika dimintai pendapatnya mengenai hal ini merasa sangat heran dan menyayangkan kenapa hal ini bisa terjadi. “Padahal kita sedikit banyak mengambil berita yang di update pada website tersebut. Kalau macam ini, agak tersendat lah kerja kita”, ucap Andhika, salah satu wartawan Reportase yang bertugas di Kepulauan Sitaro.(rags)
Namun nampaknya hal tersebut justru menjadi masalah beberapa minggu kebelakang ini. Hal tersebut disebabkan sulitnya mengakses website yang tentu saja merupakan ‘rumah cyber’ bagi pemkab Kepulauan Sitaro. Apalagi ditambah dengan keberadaan "Peringatan" yang mengatakan bahwa pihak dari Sitaro belum membayar situs sitarokab.go.id
Kendati begitu, berdasarkan informasi yang berhasil dihinpun awak media. Pihak devoloper pengelola sitarokab.go.id mengakui bahwa mereka terpaksa melakukan blokir terhadap website pemkab Kepulauan Sitaro dikarenakan belum adanya pembayaran dari pihak pemkab kepada mereka."Kami juga mendapat kesulitan untuk menghubungi pihak-pihak yang berkaitan dengan pelunasan biaya web ini," cetus Devoloper
Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Gandha Mulalinda ketika ditanya soal itu mengakui bahwa website sitarokab.go.id saat ini sedang mengalami kendala yakni ada oknum-oknum tertentu yang telah melakukan hack," Iya website kami telah dihack oleh oknum yang tak bertanggung jawab," kilah Mulalinda, Kamis (4/9) siang tadi.
Namun ketika disinggung dengan keberadaan peringatan yang tertera di situs tersebut yang menyatakan " kami sangat menyayangkan pihak dari Sitaro yang dalam hal ini belum melakukan pembayaran biaya website kepada kami selaku devoloper, " Mulalinda membantah dengan keras bahwa pembayaran situs sudah kami bayar " sudah kami bayar kepada pihak devoloper masterweb dan itu bukan masalah pembayaran melainkan situs kami sedang dihack," tambah Mulalinda
Menurut Mulalinda, Kejadian ini akan tetap kami telusuri, siapa yang telah melakukan hack pada website resmi kami, karena jika tidak situs LPSE sitaro juga akan kena imbasnya," Situs LPSE itu memakai subdomain dari sitarokab jangan sampai oknum tersebut bisa melakukan aksinya yang serupa,"tambah Mulalinda
Sementara sejumlah wartawan ketika dimintai pendapatnya mengenai hal ini merasa sangat heran dan menyayangkan kenapa hal ini bisa terjadi. “Padahal kita sedikit banyak mengambil berita yang di update pada website tersebut. Kalau macam ini, agak tersendat lah kerja kita”, ucap Andhika, salah satu wartawan Reportase yang bertugas di Kepulauan Sitaro.(rags)

0 komentar:
Post a Comment