Para pialang sedang berbincang di Bursa Efek New York.(REUTERS/Lucas Jackson)
Suarasitaronews.com - New York :
Saham AS ditutup menguat, mengakhiri pelemahan selama dua hari
berturut-turut, pada perdagangan Rabu di Bursa Efek New York, Amerika
Serikat.
Seperti dilansir CNBC, Kamis 10 Juli 2014, hal
itu dipicu pernyataan The Federal Reserve yang akan melanjutkan
pemangkasan stimulus moneter berupa pengurangan pembelian obligasi.
Federal
Open Market Committee (FOMC) pada Rabu sore waktu setempat, merilis
hasil pertemuan yang telah dilakukan pada akhir Juni lalu, dimana
Federal Reserve akan mengurangi pembelian surat berharga bulanan menjadi
US$35 miliar.
Program pembelian aset yang juga dikenal dengan pelonggaran kuantitatif (quantitative easing) tersebut rencananya diterapkan Oktober mendatang.
"Ini cukup jelas, The Fed akan mengakhiri programnya, kemungkinan pada Oktober," ujar Dan Greenhaus, Chief Global Strategist di BTIG.
Sentimen
positif lainnya yakni laba kuartalan Alcoa menguat. Hal ini mendorong
optimisme pasar terkait musim laba beberapa perusahaan pada kuartal
kedua tahun ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 78,99
poin (0,5 persen) ke level 16.985,61, dengan saham Cisco Systems menjadi
saham blue chip yang paling mendapatkan keuntungan dari 30 komponen
utama indeks.
Sementara itu, indeks S & P 500 naik 9,12 poin
(0,5 persen) ke level 1.972,83. Saham sektor konsumen paling mendapatkan
keuntungan terbaik diantara 10 sektor utama penyokong indeks.
Indeks Nasdaq bertambah 27,57 poin (0,6 persen) ke level 4.419,03.
Volume
saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 569
juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,8 miliar unit saham.
Nilai mata uang dolar menguat terhadap mata uang mitra dagang Amerika Serikat dan yield (imbal hasil) treasury 10 tahun yang digunakan untuk menentukan suku bungan KPR dam kredit konsumsi tetap stabil di level 2,553 persen. (viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment