Suarasitaronews.com -
Tokyo : Saham Asia mengikuti jejak penguatan di Wall Street AS, sebagai acuan
pasar global, pada awal perdagangan bursa Kamis 17 juli 2014.
Seperti dilansir CNBC,
saham di AS berakhir naik pada penutupan Senin waktu New York setelah
investor merasa puas dengan perolehan pendapatan sejumlah perusahaan dan
adanya tawaran akuisisi.
Setelah melompat 78 poin ke rekor
intraday 17.139,35, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik
77,52 poin (0,5 persen) ke level 17.138,20. Saham raksasa teknologi
Intel, Microsoft, IBM, dan Cisco Systems memimpin kenaikan saham
blue-chip.
Sementara itu, indeks S&P 500 bertambah 8,29 (0,4
persen) ke level 1.981,57, dengan saham sektor energi dan teknologi
yang memiliki kinerja terbaik dan saham sektor keuangan dan perawatan
kesehatan yang paling merugi dari 10 kelompok industri utama penyokong
indeks.
Indeks
Nikkei di bursa Tokyo pagi ini naik 0,4 persen. Indeks acuan pasar
saham Jepang ini naik ke level tertinggi dalam 1,5 pekan, melanjutan
kenaikan dalam dua hari beruntun.
Saham Orix melonjak 1 persen
setelah dalam laporan keuangannya, perusahaan itu akan mengakuisisi
saham perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai Logistics, yang merupakan
unit logistik dari Hyundai Merchant Marine.
Saham Sumitomo
Electric Industries juga naik 1,5 persen setelah perusahaan manufaktur
AS menyatakan akan membeli saham Sumitomo di perusahaan patungan mereka
senilai US$885 juta.
Sementara itu, indeks S&P ASX 200 di
bursa Sydney naik 0,6 persen. Indeks patokan pasar saham Australia ini
terangkat ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir, memperpanjang
kenaikan menjadi enam sesi.
Saham Alumina naik 2 persen setelah harga aluminium menyentuh level tertinggi dalam 16 bulan.
Saham produsen minyak Woodside Petroleum menguat 1 persen setelah melaporkan kenaikan pendapatan pada kuartal kedua tahun ini.
Adapun
indeks Kospi di bursa Seoul pagi ini naik 0,4 persen. Indeks utama
pasar saham Korea Selatan ini dekat dengan level tertinggi dalam dua
bulan terakhir. (viva.co.id)
0 komentar:
Post a Comment