Dua Kunci Mencerdaskan Otak Anak di Masa Dua Tahun Pertama Usianya
braininsights.blogspot.com
Suarasitaronews.com - JAKARTA : Siapapun orangtua ingin sekali anaknya
cerdas. Tapi bagaimana membentuknya? Nah, pakar tumbuh kembang anak,
Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) membeberkan rahasianya.
Ketua Divisi
Tumbuh Kembang Anak & Remaja Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSU Dr.
Soetomo FK Unair, Surabaya menyebut dua faktor kunci keberhasilan
sebagai pembentuk kecerdasan dan perilaku pada masa awal kehidupan anak
adalah sirkuit jaringan otak yang terbentuk normal sesuai tahapan usia.
Yang kedua adalah input eksternal dalam lingkungan sehari-hari oleh
orang tua.
"Untuk membentuk kedua faktor itu dibutuhkan asupan
nutrisi dan juga stimulasi dari orang tua dan lingkungan. Ini karena
kualitas nutrisi dan stimulasi yang seimbang sangat krusial bagi anak,"
katanya saat temu media berupa seminar dan workshop Siapkan Cerdaskan
Si Kecil Sejak Dini' yang diselenggarakan Morinaga akhir pekan lalu.
Nutrisi
dan stimulasi adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam
membentuk kecerdasan anak pada masa tumbuh kembang dan bagian
pengasuhan yang dilakukan oleh orangtua.
"Jadi keduanya harus
diperhatikan dengan baik di periode sensitif terutama di masa kritis
yang terjadi sejak dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Terlebih
masa kritis merupakan saat terbaik memprogram kecerdasan pada anak,
serta melakukan koreksi pada perkembangan anak," katanya.
Ia
menyebut seribu hari pertama kehidupan anak sejak dalam kandungan hingga
usia 2 tahun merupakan periode kritis yang menjadi penentu tumbuh
kembang otak anak.
Pada masa ini sirkuit otak tumbuh dan
terbentuk nyaris sempurna hingga disebut sebagai window of opportunity,
karena otak anak menyerap dengan baik dan cepat setiap informasi yang
diberikan oleh lingkungan.
"Oleh karena itu sangat penting bagi
orang tua memiliki pengetahuan mengenai kebutuhan anak di setiap tahapan
tumbuh kembang, agar kecerdasan anak dapat berkembang dengan maksimal
sesuai usianya," kata Ahmad Suryawan.
Pemahaman yang baik akan
menuntun orang tua mengetahui nutrisi terbaik yang harus diberikan, saat
yang tepat kapan anak mulai berjalan, berbicara dan siap menerima
stimulasi yang sesuai usianya.
"Pada masa seribu hari pertama
kehidupan anak hingga berusia 6 tahun merupakan periode sensitif untuk
membentuk tumbuh kembang dan kecerdasan anak, termasuk melakukan koreksi
bila terjadi gangguan pada anak,"katanya. (tribunnews.com)
0 komentar:
Post a Comment