Suarasitaronews.com - SINGAPURA - Jack Ma, pendiri Alibaba Group Holding Ltd
mencatatkan nilai kekayaannya naik tiga kali lipat pada tahun ini. Hal
ini seiring rencana perusahaannya untuk melakukan penawaran umum perdana
(Initial Public Offering/IPO) di pasar saham Malaysia.
Jack Ma,
49 tahun, kekayaan bersihnya naik USD8,9 miliar ke USD12,5 miliar secara
year to date (ytd), sesuai dengan Billionaires Index Bloomberg.
Sementara Joseph Tsai, wakil ketua eksekutif perusahaan, mencatat
kekayaannya mencapai USD4,8 juta.
Perusahaan e-commerce
pimpinannya, merupakan yang terbesar di China, dengan nilai mencapai
USD168 miliar, berdasarkan perhitungan rata-rata dari 12 analis yang
disurvei oleh Bloomberg. Valuasi kapitalisasi pasar Alibaba,
diperkirakan lebih besar dari Facebook Inc (FB) dan sekitar setengah
dari Google Inc.
"Ma memiliki pandangan ke depan tentang
e-commerce. Dia pemimpin pasar. Reputasinya, filosofi bisnisnya, dan
cara pandangannya yang jauh ke depan telah membuatnya menjadi pengusaha
sukses," ujar kepala China penasihat di Asia Capital Holdings Ltd,
Ronald Wan.
Alibaba mengajukan prospektus kepada US Securities
and Exchange Commission, untuk melepas sekitar 12 persen saham, dengan
nilai yang diperkirakan mencapai USD20 miliar berdasarkan nilai
estimasi.
Sebuah perusahaan di Hangzhou menjual saham Alibaba
kepada Yahoo Inc sebesar USD40 miliar. Dengan demikian, Yahoo memiliki
22,6 persen saham perusahaan, dan menyebabkan Valuasi Alibaba naik
menjadi USD153 miliar pada Februari. Pemilik Alibaba, termasuk Goldman
Sachs Group Inc, Sanford C Bernstein & Co, dan Macquarie Group Ltd.
"Jack
Ma adalah individu yang sangat kompetitif. Dia mempunyai rekam jejak
yang luar biasa. Dia menciptakan pekerjaan yang cukup mudah, untuk
mengonversi keuangan seperti Alipay dan jasa keuangan lainnya," jelas
manajer dana Wells Fargo Asset Management, Anthony Cragg.
Saat
ini, Ma mengontrol 206,100 juta saham Alibaba, sementara 35 juta
lainnya, dimiliki oleh sebuah organisasi non-profit yang disebut SymAsia
Foundation Ltd, dan 50 juta saham sisanya dimiliki oleh APN Ltd, sebuah
perusahaan Kepulauan Cayman di mana Ma memiliki 70 persen kepemilikan
saham dan Tsai memiliki 30 persen.
Selain Alibaba, Ma memiliki
Yunfeng Capital, sebuah perusahaan ekuitas swasta yang didirikannya pada
2010. Miliarder itu mengatakan dalam situs Sina Weibo pada 2013 bahwa
setiap keuntungan dari Yunfeng akan pergi untuk amal .
Selain
itu, Ma juga mengakuisisi 20 persen saham di perusahaan software
keuangan Hundsun Teknologi pada April 2014, dan memiliki 5,5 persen dari
Huayi Brothers Media Corp, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang
produksi TV.
Ma merupakan mantan guru bahasa Inggris, dia
memiliki lima kamar tidur, dengan luas bangunan mencapai 7.088 kaki
persegi (m2), dia tinggal di lantai 52 di sebuah distrik Mid-Levels di
Hong Kong.
Dia membayar 300 juta Hong Kong, atau USD38,7 juta
pada November 2007 untuk sebuah penthouse. Pembeliannya ini, juga
menentukan harga per meter persegi untuk properti perumahan di Asia pada
saat itu. (okezone.com/mira)
0 komentar:
Post a Comment