Teller menunjukkan emas batangan(VIVAnews/Muhamad Solihin)
Suarasitaronews.com - Harga
emas ditutup menguat ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir pada
penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. Meningkatnya
kekhawatiran investor akibat kerusuhan yang terjadi di Ukraina pada
Senin mendorong dukungan permintaan fisik emas sebagai investasi
safe-haven.
Seperti diberitakan Matketwatch, Selasa 6
Mei 2014, harga emas untuk pengiriman Juni naik US$6,40 (0,5 persen) ke
level US$1.309,30 per ounce di divisi Comex New York Mercantile
Exchange. Berdasarkan pelacakan kontrak paling aktif, angka tersebut
merupakan penutupan harga emas tertinggi sejak 14 April lalu.
Sedangkan harga perak untuk pengiriman Juli naik 25 sen (0,1 persen) menjadi US$19,57 per ounce.
"Kami
percaya adanya data pertumbuhan industri jasa AS yang positif mampu
mengimbangi dampak krisis Ukraina yang menjadi sentimen negatif pasar
modal," ujar Jeffrey Wright, Managing Director HC Wainwright.
Dia memperkirakan akibat ketegangan geopolitik di Ukraina, harga emas akan naik US$25 hingga US$30 per ounce.
Pasar Domestik
Sementara
itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia
PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini
stabil alias tidak bergerak.
Harga emas batangan Antam dijual Rp537.000 untuk ukuran 1 gram, atau sama dengan harga transaksi Senin 5 Mei 2014.
Emas
ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.540.000, ukuran 10 gram
Rp5.030.000, ukuran 25 gram Rp12.500.000, ukuran 50 gram Rp24.950.000,
dan ukuran 100 gram dijual Rp49.850.000.
Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp124.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp248.800.000.
Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga tetap dipatok pada level Rp477.000 per gram. (viva.co.id/mira)
0 komentar:
Post a Comment