Latest News

BANNER

BANNER
Friday, 21 March 2014

Ukuran BBM Disunat APMS, Warga Merasa Didiskriminasi

 
Antrian Warga di APMS Maranatha (foto doc.SSN)
Suarasitaronews.com-Ondong Siau : Keluhan warga Sitaro terkait permasaalahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Sampai sekarang masih nyaring terdengar. Dari harga minyak tanah, bensin, dan solar yang mahal, oleh warga, penyaluran BBM dinilai diskriminatif. 

Hal tersebut di ungkapkan warga, melihat ukuran BBM yang disunat oleh APMS Maranatha Siau. Wargapun menginginkan, pemerintah lebih tegas menuntaskan masalah yang tergolong klasik tersebut.

“Sampai sekarang masalah ini masih saja terus terjadi. Kita ingin, ada perubahan tentang BBM ini,” ungkap sejumlah warga di Ulu Siau.

Berbagai dugaan muncul di tengah-tengah masyarakat Sitaro, dimana, terdapat kolaborasi permainan yang kuat sejumlah oknum yang dianggap adalah mafia BBM di belakang layar.

“Sitaro banyak mafia BBM dari atas sampai bawah. Tidak heran, persoalan ini masih subur,” ungkap  warga.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sitaro Mei Welang mengakui, menuntaskan berbagai persoalan itu tidaklah mudah. 

“Tentu tidak mudah. Tetapi setidaknya kita berusaha mengurangi masalahnya,” ujar Welang, Jumat, (21/03)

Ia mengatakan, ESDM telah menyiapkan berbagai strategi baru, agar ruang main mafia BBM makin sempit. “Kita sudah ada strategi baru, namun ini juga harus ditopang sejumlah pihak terkait, agar bisa sukses,” jelas Welang.

Berikut Masalah BBM Yang Terjadi Di Sitaro
Jatah BBM yang tidak wajar (foto SSN)

1. Harga minyak tanah, bensin, solar melambung dari harga sebenarnya setelah disubsidi. 

2. Penyaluran dan penjualan diskriminatif. Kepada segelintir orang diberi jatah lebih banyak, sedangkan yang lain tidak.

3. Ukuran BBM dibagi tak sesuai takaran sebenarnya.

4.  Tak jarang terjadi kelangkaan minyak dan menyulut kenaikan harga bahan - bahan pokok lainnya. (erga)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Ukuran BBM Disunat APMS, Warga Merasa Didiskriminasi Rating: 5 Reviewed By: Unknown