![]() |
| Foto : Ilustrasi |
Suarasitaronews.com-Manado :Seorang mahasiswa, Wahyudistira Datatu SS
(35), ditemukan tewas didalam kamar di tempat Rental Car pangkalan mobil
(PO) Taxi Garuda Star Gorontalo, Kamis (20/3) sekitar pukul 06.30
Wita. Korban diduga tewas akibat serangan jantung yang dideritanya.
"Ada bos panggil tapi tidak bangun-bangun, di suruh Irfan kasih
bangun, tapi tidak bangun-bangun juga, badannya sudah keras," kata
seorang karyawati Rental Car Taxi Garuda Star Gorontalo, Anti (31).
Dia mengaku kaget setelah mengetahui Wahyudistira telah meninggal
dunia di dalam kamar. Ia mengatakan, kamar tersebut tidak mempunyai
pintu hanya menggunakan kain korden sebagai pembatas. Apalagi tadi malam
dia sempat bercanda dengan korban.
"Tadi malam ada baku sedu deng kita. Dia baik orangnya, tadi pagi,
dia dikasih bangun sudah nyanda bangun, sudah keras badannya. Kita kaget
sekali. Orangnya baik, dia disini kuliah ambil S2 di Sastra Unsrat,
sudah mau selesai kuliahnya," ujarnya.
Sekitar pukul 09.30, jenazah Wahyudistira langsung dibawa ke
Gorontalo dengan menggunakan kendaraan pribadi. Diperkirakan jenazah
tersebut akan tiba di Gorontalo sekitar pukul 19.00. Korban Wahyudistira
diduga memang telah menderita penyakit jantung. Hal ini dikuatkan dari
kenalan korban, Ody Mahmud (35).
"Memang itu anak menderitanya penyakit jantung. Orangtuanya menelpon
memang katakan begitu, korban menderita sakit jantung," ucap Ody.
Hal ini dibenarkan dari Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto melalui
Kasubag Humas, AKP Johny Kolondam yang mengatakan, korban sedang tidur.
Namun ketika dikasih bangun korban sudah tidak bergerak lagi dan
badannya telah kaku.
"Diduga korban meninggal karena mengidap penyakit hipertensi darah
tinggi dan serangan jantung, Keluarga korban telah menolak untuk
dilakukan autopsi," tutur Kolondam.
(tribunnews.com/rags)

0 komentar:
Post a Comment